beberapa tulisan terbaik untuk di baca Saya berharap di baca sampai
selesai ya ?
Pendahuluan :
kami menulis artikel ini semata-mata hanya sebagai media belajar
bersama dalam mempelajari ilmu nahwu,dan kami ambil dari kitab
jurumiyah,sebagai pedoman dalam tulisan artikel kami. Apabila dalam
tulisan ini nanti terdapat banyak kesalahan,itu semua karena masih
sangat kurangnya pendidikan dan pengetahuan kami,untuk itu bagi para
pembaca ataupun para sami'in kami mohon sudi sekiranya meluruskan
.lewat kotak komentar ataupun email penulis. Sebelumnya kami ucapkan
terimakasih
Latar Belakang :
Mengingat internetan kini sudah memasyarakat baik pelajar,santri dan
bahkan masyarakat awampun sudah menggunakan internet.untuk itu kami
mencoba menulis dalam rangka belajar ilmu nahwu,agar lebih mudah dalam
mempelajari pengetahuan ilmu nahwu.
Arah Dan Tujuan :
Dengan tulisan artikel kami ini, semoga dapat memudahkan bagi para
pelajar,santri dan semua yang menginginkan belajar ilmu nahwu,semoga
bisa menambah ilmu dan wawasan tanpa harus bersusah-susah membuang
waktu ketempat pengajian karena keterbatasan waktu. Namun kami juga
menyarankan agar tetap berkonsultasi dengan para ahli dibidang ilmu
nahwu di tempat terdekat anda,agar nantinya tetap ada sanat ilmu yang
jelas serta bertanggung jawab.
Message:
Pendidikan nahwu.kalam terbagi tiga bagian-dalam pendidikan ilmu
nahwu,kalam terbagi atas tiga kalimah diantaranya:kalimah isim kalimah
pingil dan kalimah huruf.
yang dinamakan kalimah isim yang bisa menjadi kalam ,mempunyai
beberapa tanda,diantaranya:
1.pantas bertemu iqrob jer (khofad)
contoh lafad: rojul bisa menjadi
rijalu,rijali ataupun
rijal
2.pantas bertemu tanwin
contoh lafad:rojul menjadi rojulun
zaed menjadi zaedun
toyib menjadi toyibun dan lain sebagainya
3.pantas diberi awalan al
contoh:
rojul menjadi arojulu
zaed menjadi azzaedu
toyib menjadi attoyibu
4.pantas diberi awalan salah satu dari huruf jer
contoh:
rojul menjadi firojuli
zaed menjadi bizaedi
toyib menjadi ngantoyibi.
terbaginya kalam menjadi beberapa bagian yang kedua,yaitu:
kalimah pingil.dan mempunyai beberapa tanda-tanda,
diantaranya:
1.pantas diberi awalan qot harfiah.
Contoh lafad :
qoma menjadi qotqomat
2.pantas diberi awalan sin tangfis.
Contoh lafad:
yaqumu menjadi sayaqumu
3.pantas diberi awalan saofa taswif
contoh lafad:
yaqumu menjadi saofayaqumu
4.pantas diberi tambahan tak-taknis sakinah
contoh:
lafad ,qoma menjadi qomat
salah satu dari tiga bagian kalam yaitu kalimah huruf.
Sedangkan kalimah pingil dan kalimah isim telah diterangkan diatas
baik ciri-cirinya beserta contoh-contohnya.
Begitu juga dengan kalimah huruf,mempunyai ciri-ciri atau tanda-tanda
khusus ,yaitu apabila ada kalimah yang tidak bisa /tidak pantas diberi
tambahan dari tanda-tanda kalimah isim ataupun tanda-tanda kalimah
pingil.
Kalimah yang seperti itu yang dinamakan kalimah huruf.seperti lafad:
hal-fi-dan lam.
Dari ketiga lafad ini tidak mungkin di beri tambahan tanwin, ataupun
al,sebagai mana pada kalimah isim,ataupun diberi tambahan qot,sin
,saofa,taktaknis sakinah,sebagai mana dalam kalimah pingil.
Sekian dulu ,tunggu tulisan-tulisan lainya,dalam pembahasan yang lain
seputar penjelasan dalam kitab jurumiyah.


































