beberapa tulisan terbaik untuk di baca Saya berharap di baca sampai
selesai ya ?
Pendahuluan :
Mengetahui watak dasar pasangan hidup dari waktu ke waktu sebagai
tumpuan dasar mengambil keputusan atas permasalahan yang muncul dalam
sebuah rumah tangga setiap saat.
Latar Belakang :
Sebuah rumah tangga ibarat sebuah negara, jika keluarga tersebut
harmonis baik segi mental intlektual dan material maka keluarga
tersebut tak ubahnya seperti negara yang maju baik
teknologi,pendidikan serta budayanya, sebaliknya jika keluarga tadi
kurang pendidikan,perekonomian serta hubungan diplomatik antar
tetangga maka keluarga tadi tak ubahnya seperti negara tertinggal yang
rakyatnya miskin dan kurang pendidikan dll.
Arah Dan Tujuan :
Permasalah keluarga itu selalu ada , mencari akar masalah harus segera
di lakukan guna di selesaikan, sering kali masalah berkepanjangan cuma
karena ketika ada masalah banyak orang yang tidak tahu akar
masalahanya.
Message:
Memahami Akar masalah keluarga dari waktu ke waktu - banyaknya masalah
keluarga tidak melulu kesalahan antara suami istri yang tidak cocok
tapi bisa jadi karena faktor lain , misalnya masa lalu suami istri
sebelum nikah ataupun faktor orang tua atau saudara yang cemburu
sosial dengan keluarga yang kita bangun. soal cemburu sosial mungkin
bisa kita maklumi karena memang kodrat manusia itu suka menang sendiri
dan pingin enaknya saja, dan untuk mengatasi hal tersebut hanya
tinggal bagaiamana kemampuan kita menghadapinya, baik secara hukum
atau kekeluargaan. Masalah terbesar keluarga adalah masalah pribadi
suami istri antara masa lalu dan masa yang sedang di jalani.
Suami istri bisa tidak bisa pasti pernah mengalami lajang atau
istilahnya masa remaja, selanjutnya masa pencarian jodoh , pada masa
itu pembentukan karakter dalam menghadapi sebuah hubungan cinta kasih
mulai terbentuk mulai dari tipe pasangan serta cara melayani
pasanganya, pada masa ini sedikit banyak suami istri mengalami
benturan mental secara alami sedih kecewa dan bahagia dengan insan
pilihanya telah di rasakan, puncaknya jika mereka menang maka hubungan
akan berlanjut ke pernikahan jika kalah maka harus menerima kenytaan.
Tidak terbatas pacaran atau sekedar harapan , secara normal manusia
punya harapan, dan kandas atau suksesnya harapan itulah yang akan
mendasari watak karakternya untuk kehidupan selanjutnya (keluarga) .
Dari uraian singkat di atas maka dapat di simpulkan , bahwa akar
masalah keluarga dari segi mental biasanya karena.
1. Suami istri belum atau tidak menerima pasangan sekarang dan masih
berharap seperti yang pernah di harapkan pada masa muda di atas.
2. Berawal dari masalah nomor satu berdampak pada olah rekayasa yang
di lakukan kedua belah pihak berkedok atas nama keluarga.
3. Olah rekayasa berkedok keluarga menyita waktu pemikiran dan
keuangan keluarga.
4. Munculnya cemburu social suami istri dalam penggunaan ruang waktu
dan keuangan keluarga.
5. Perang batin ide berdampak sok sibuk sok penting dan merasa paling
berhak menggunakan waktu ruang keluarga untuk menunjang ide
pemikiranya.
Dan masih banyak lagi , tapi kelima langkah di atas adalah yang
mendasar dan bisa di deteksi oleh kita yang menyempatkan waktu guna
analisa diri masing masing.
Cara mengatasi kemungkinan terpahit adalah memposisikan diri masing
masing terkait masa lalu pra nikah , sejarah tidak bisa di hapus, yang
bisa di lakukan hanya meminimalisir resiko saja. Untuk itu jika di
kaji lebih dalam maka ada benarnya nasehat orang dahulu bahwa pasangan
soleh solehah adalah perhiasan terindah dalam kehidupan dunia, yang
sudah pasti tidak lepas dari rentetan sejarah hidup kedua pasangan ,
jika sejarah hidupnya baik maka resiko negatif akan ringan jika buruk
maka berat.


































