makanan pokok yang berasal dari beras,namun terkadang tidak semua dari
kita tahu prosesnya, mulai menanam padi hingga menjadi beras dan
akirnya bisa kita nikmati setiap hari.untuk itu mari kita ikuti
perjalanan master petani dalam menyulap sebutir padi menjadi ratusan
butir gabah.
langkah awal cangkul sawah,sebagai media MENYULAP ,dan garu sampai
tanahnya rata dan gembur.bisa dengan alat mesin (tlaktor
/lotari/bajak) juga bisa dengan alat tradisional (luku sama garu) yang
tenaga penggeraknya dari sapi ataupun kerbau.
langkah kedua,pilih sebutir demi sebutir padi yang bagus sebagai benih
dengan cara masukan padi dalam air yang sudah dicampur sejumlah garam
sampai telur mengambang.ambil padi yang tenggelam bilas secepatnya
sampai hilang rasa asinya.
Lalu rendam dalam air semalaman,dan dipep dalam sak selama sehari
semalam.setelah bercambah tabur dipesemaian.
selanjutnya setelah benih PADI umur 20 - 30 hari setelah
sebar,dijabut,dan mulailah di tanam dilahan yang telah
disiapkan,dengan jarak tanam (20 cm ¤ 20 cm) musim penghujan dan (20
cm ¤ 17 cm) pada musim kemarau.jangan lupa kasih pupuk minimal 3 kali
:
7 hari setelah tanam
15 hari setelah tanam
35 hari setelah tanam.
Jika ada penyakit segera semprot dengan pestisida,(bisa konsultasi
dengan toko obat terdekat)
begitu juga dengan gulma /rumput harus segera dicabuti /dibuang.
Airnya harus terjamin minimal 3 hari sekali,jangan sampai nunggu
tanahnya nelo/pecah-pecah.
Setelah 110( hst) buat padi genjah dan 120 (hst) padi biasa,para
petani mulai berbangga karena sudah waktunya panen,dan segera
dipanen.karena memanen padi terlalu muda ataupun terlalu tua kurang
bagus terhadap kwalitasnya beras.dan setelah panen akan nampak
ratusan bahkan ribuan butir gabah dari tiap-tiap sebutir benih.
Sekian dulu ,tunggu proses pengeringan hingga menjadi beras dalam
kesempatan tulisan lain. (By,sofyan sales kacang al azizi )



































