normal walau ada juga yang terlahir secara cacat, tapi kebanyakan dari
kita terlahir secara normal dan itu bisa kita lihat secara langsung di
sekitar kita , coba bandingkan jumlah manusia yang lahir secara normal
dan terlahir secara cacat. Belum tentu orang sekampung itu ada yang
cacat bukan ?
Nah kenyataan di atas bisa di simpulkan bahwa kebanyakan manusia itu
terlahir normal dan hanya berapa persen saja yang cacat, selanjutnya
kita bahas adalah manusia yang lahir secara normal, kondisi fisik yang
lengkap dan sehat, masalahnya mengapa jika terlahir secara normal tapi
seiring waktu berjalan kok ada macam macam penyakit yang mempengaruhi
perkembangan seseorang , di luar masalah kecelakaan dan bencana alam
sebenarnya hal tersebut tidak lain dan tidak bukan karena perbedaan
orang dalam menjaga kesehatan baik perlakuan dan perhatianya terhadap
kesehatan badan.
Pengalaman pribadi, dulu waktu masih umur 12 tahun saya ini bisa di
bilang anak paling gesit bukan sekedar lincah, bahkan saya kalau
mainan itu paling suka meloncat antara tepian kali satu dengan tepian
lainya, nyebrang, tidak itu saja saya kalau manjat pohon juga bisa
berpindah dari dahan satu ke lainya dengan mudah dan ringan, soal
minum air putih saya kuat sekali minum langsung 1,5 liter dan masih
banyak kelebihan lainya dalam soal kesehatan waktu kecil.
Tapi seiring waktu berjalan kesehatan itu mulai menurun, saya mudah
capek, mudah marah bahkan sering melamun , sejak saya tidak lagi gerak
badan dan minum air putih banyak , dampaknya badan saya gampang sekali
lesu dan ujungnya saya harus ke dokter dukun pijet dan lain sebagainya
yang jelas membutuhkan biaya.
Dari pengalaman tersebut terfikirlah bahwa andai saja saya bisa
menjaga waktu dan kesehatan mungkin saya sekarang masih lincah seperti
masa kecilku dan uang untuk biaya kesehatan bisa aku sedekahkan.


































