perjuangkan cintanya, ia tetap punya rasa takut, takut kehilangan
juliet. Sehebat apapun seorang presiden, tetap saja dia takut dan
khawatir lengser atau kehilangan jabatannya.
Demikian juga dengan jiwa anak. Sepandai apapun orang tua mengajari
anaknya sebagai pemberani, tetap saja rasa takut akan muncul dari
aspek lain, apapun itu. Karena rasa takut muncul secara alami karena
berbagai faktor, baik lingkungan, kebiasaan maupun ketidak sengajaan.
Rasa takut tidak bisa dicegah, namun bisa ditepis atau diminimalisir.
Tidak perlu menggunakan media canggih atau peralatan keamanan dari
rasa takut bila ada, karena itu sangat konyol. Cukup dengan siasat
sedrhana anda. Misalnya buang jauh hal yang membuat ia takut. Jika
tidak memungkinkan, beri ia pengertian bahwa tidak seharusnya ia takut
seperti itu. Dan tunjukkan padanya bahwa andapun tak takut dengan hal
tersebut. Jika dia mulai tenang dari rasa takutnya dan mulai
mengaplikasikan keberaniannya, maka saat itulah anda telah melindungi
anak anda dari rasa takut yang menghantuinya.


































