data nyata sebagai dasar saya untuk bertindak lebih hati hati dalam
melakukan sesuatu , lebih lebih jika hal itu sudah bersangkutan dengan
yang namanya bisnis .
Saya sendiri tidak mengira kok hal ini bisa terjadi di area
perkampungan selevel kecamatan , di mana rasa sosial dan kebersamaan
terasa gersang dan tidak ada sama sekali , memprihatinkan.
Membuka bisnis di pasar paron aku kira akan jalan lancar saja,
mengingat masyarakatnya aku anggap masih memegang teguh nilai relegius
dan budaya serta kerja sama, fakta yang ada ternyata jauh berbeda.
Saya mencoba mengembangkan sebuah kegiatan online, di mana kegiatan
saya tadi aku lengkapi berupa kantor atau tempat kumpul , harapanku
dengan adanya tempat berkumpul tadi kedepan teman teman online
memiliki tempat khusus yang bisa di gunakan sebagai tempat berkumpul
dan bertemu secara nyata.
Listrik menjadi kendala, susahnya mencari cabang aliran listrik yang
bisa di percaya . Akhirnya fungsi kantor kurang bisa maksimal.


































