Begini ceritanya dulu saya pernah mukim di pondok pesantren salafiyah yang berlokasi di pedesaan, seperti layaknya pesantren pesantren salafiyah lainya di mana rata rata santri salafiyah penganut gaya hidup klasik dengan khas 100% menjunjung hidup sederhana , mulai dari makanan,pakaian,tempat tidur, kamar, ruangan,sampai meja belajar serta tinta dan pena untuk menulis . banyak keunikan yang saya tamui namun di sini saya akan ulas dulu keunikan cara makan ala santri salaf yang pernah saya temui.
Sebelum mulai memasak biasanya anak anak santri mengadakan iuran beras , dan uang untuk belanja , setelah semuanya di rasa cukup kemudian kita berangkat ke dapur untuk berbagi tugas, ada yang mencuci beras,ada yang mencari kayu bakar ada yang membuat bumbu dan ada yang motong dan iris sayuran . Enaknya Masak Bareng Dengan Menu Ala Kadarnya sambil bernyayi becanda dan bergurau ,pokoknya seru banget, kalau semuanya sudah siap, maka kita sambil duduk bareng di depan api untuk menunggu nasi mateng, kwakakak ngiler sesekali nyicipi sambel . Masakan mateng tiba saatnya acar makan di buka, maka di siapkan satu baki atau lengser untuk di isi nasi yang telah di masak sekaligus lauhnya. kalau sudah begini mulailah acara makan bareng di buka. siapa betah panas dia yang paling kenyang kwakakakakakak. Enaknya Masak Bareng Dengan Menu Ala Kadarnya


































