
Di mana mana tempat peribadatan di bangun, pengajian di gelar, radio,televisi,buku dan di mana saja hampir bisa kita temui suara tentang ajakan untuk berbuat kebaikan, saling membantu orang yang tidak mampu dan memberi kesempatan kepada orang yang sedang dalam kesempitan. Aneh bukan dengan keadaan seperti itu kok masih ada orang yang enggan bahkan tidak mau sedikitpun membantu sesama, kalau di lihat kejadian ini rasanya orang ini sudah mati nuraninya dan prikemanusiaanya. silahkan lihat potho berikut ini .
Ini adalah gambar yang saya ambil dari gang setapak menuju gubug saya, bagi yang pernah mampir di gubug saya maka jika dulu teman teman bisa masuk langsung dengan naik sepeda motor dan turun tepat di depan pintu, tapi sekarang sudah tidak lagi, karena jalan menuju gubug sudah di tanami kembang serta garis lurus itu sudah di dirikan patok patok. ini kenyataan bukan rekayasa kamera atau pothoshop.
Inilah yang saya maksud dengan bani qorun di sekitar kita, pada tidak sadar bahwa tidak ada manusia yang ingin hidup miskin dan teraniaya termasuk saya, tapi bukan berarti dengan kemiskinan yang saya tanggung terus saya harus rela di perbudak dengan orang kaya , artinya jangan mentang mentang kaya terus merintah orang seenaknya saja, dan melarang larang orang miskin untuk berkarya. Ini adalah bukti bahwa qorun masih gentayangan di sekitar kita, yaitu berwujud manusia yang hitung hitung harta lupa bahwa di balik kekayaan ada Allah yang maha kaya,inilah yang membuat saya heran mengapa di tengah banyaknya ulama, dan majlis taklim kok masih juga ada orang yang hatinya mati nuraninya tertutup, seperti yang bisa di lihat di potho ini.
Mungkin orang bisa bilang mengapa ini terjadi ? karena kurang bisa melobi, karena kurang ini dan itu dan sebagainya, tapi tahukah bahwa jika kita berhadapan sama orang yang haus kehormatan haus pengakuan dan haus kekuasaan , bahkan bisa di bilang kehausan mereka kalau kita tidak mawas diri maka akan merugikan diri kita sendiri, dunia penuh pilihan tapi ada baiknya memilih jalan yang benar, di jalan ini ada 3 keluarga yang menggunakan, mereka butuh makan, butuh kerja untuk memnuhi hidupnya, dan butuh kendaraan untuk menjalankan bisnisnya, tapi dengan di tutupnya jalan ini maka semuanya jadi mati. ini buat pelajaran kita semua jangan sampai bertetangga dengan qorun qorun modern.


































